Home / Artikel / Inspiring / Tak Mudah Mengembalikan Kepercayaan

Tak Mudah Mengembalikan Kepercayaan


Tak Mudah Mengembalikan Kepercayaan

Menjadi orang yang bisa dipercayai oleh orang lain adalah suatu kebanggaan bagi kita dan suatu kehormatan karena orang tersebut telah memberikan salah satu bagian besar dari hidupnya kepada kita. Bukan suatu hal yang mudah pula untuk mendapatkan dan menjadikan orang lain percaya kepada kita.

Menjadi orang yang bisa dipercayai oleh orang lain adalah suatu kebanggaan bagi kita dan suatu kehormatan karena orang tersebut telah memberikan salah satu bagian besar dari hidupnya kepada kita. Bukan suatu hal yang mudah pula untuk mendapatkan dan menjadikan orang lain percaya kepada kita.

Ya, kepercayaan adalah sesuatu hal yang bisa dibilang mahal harganya bahwa dalam maknawi bisa diartikan sebagai sesuatu hal yang dimiliki seseorang dan tidak bisa sembarangan untuk dibagikan kepada orang lain. Kepercayaan adalah suatu hal krusial yang benar-benar harus kita pertimbangkan secara matang kepada kita menitipkannya.

Tidak sembarang orang juga bisa kita percayakan akan hal penting dalam hidup kita. Itu sebabnya yang menjadikan kita seharusnya menjaga apa yang diberikan dan suatu kehormatan yang harus kita jaga. Namun bagaimana jadinya jika seseorang yang diberi kepercayaan malah menghianati kepercayaan itu sendiri? Bukankah mengecewakan dan membuat kita kesal?

Ya, setiap hal yang Tuhan titipkan kepada kita melalui perantara orang lain sebenarnya adalah Tuhan ingin kita menjaganya namun dengan mewakili orang lain untuk mengawasinya. Memang terkadang manusia tak menyadari apa yang telah Tuhan titipkan untuknya sehingga menjadikan orang tersebut tidak bersyukur dan melalaikan. Ketika Tuhan mengambil kembali hal itu barulah terasa bahwa hal tersebut hilang dari hidup kita, memang penyesalan datang di akhir tetapi setidaknya kita tak terlalu menyesali dan bersedih bila kita menjaga dan merawat pemberian Tuhan itu dengan sebaik mungkin.

Dan yang perlu kita ketahui bahwa hal tersebut adalah suatu kepastian yang juga tentu dilewati oleh setiap orang. Begitupun dengan kepercayaan yang diberikan, itu adalah suatu titipan berharga dari Tuhan melalui perantara orang lain untuk mengawasi kita apakah kita menjaga kepercayaan itu atau malah menghianatinya.

Lantas bagaimana dengan orang yang saat diberikan kepercayaan malah lalai dan menghianati kepercayaan yang diberikan itu? Ketahuilah bahwa ia juga telah menyia-nyiakan titipan Tuhan, nikmat besar dalam hidupnya yang tak pernah ia sadari hingga pada saatnya dia tak mampu merasakannya lagi.

Ingatlah bahwa kepercayaan seseorang adalah bukan sesuatu yang mudah didapatkan, tentunya hal itu juga akan sulit untuk kita dapatkan kembali jika kita terlanjur memberikan luka dan menghianati kepercayaan itu. Sesuatu yang sudah terlanjur hilang dari kehidupan kita karena kesalahan kita yang tidak menjaga dan memeliharanya akan sulit bahkan hampir tidak mungkin kembali kepada kita.

Kepercayaan yang dihianati dan disia-siakan juga akan sulit untuk kembali dan tentunya akan berdampak pada masyarakat luas bahwa orang itu tidak bisa dipercaya lagi oleh banyak orang. Pastinya kita tidak menginginkannya bukan? Maka dari itu sebagai mahluk yang tak memiliki daya sudah sewajarnya jika kita senantiasa bersyukur atas pemberian yang Tuhan titipkan pada kita. Merawat dan menjaga atau setidaknya tidak menyia-nyiakannya adalah jalan terbaik untuk menjaga titipan Tuhan itu. Jangan sampai kita menyesali setelah semuanya hilang.

 

Sumber: vebma.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Ini Keuntungan Minum Susu Cokelat Usai Olahraga

access_time 16 Juli 2018 11:13:19 folder_open 15

Tips Jitu Bikin Konten yang Viral di Medsos

access_time 05 Juli 2018 22:39:57 folder_open 38

Makin Banyak Anak, Benarkah Gigi Ibu Jadi Lebih Sedikit?

access_time 13 Juni 2018 12:26:13 folder_open 73




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu