Home / Artikel / Motivasi / Hadapi Kegagalan Dengan 5 Sikap Positif Ini

Hadapi Kegagalan Dengan 5 Sikap Positif Ini


Hadapi Kegagalan Dengan 5 Sikap Positif Ini

Kesedihan, kekecewaan, frustasi, dan kemalangan adalah kata-kata yang bersinonim dengan kegagalan. Berbagai bentuk kegagalan memenuhi sudut-sudut kehidupan. Gagal dalam belajar, gagal dalam meraih nilai yang tinggi, gagal dalam berkarir, gagal dalam mencari jodoh, gagal dalam membangun keluarga bahagia, gagal menepati janji, gagal dalam sebuah pertandingan, dan lain-lain. Semuanya akrab dengan kehidupan manusia.

Kesedihan, kekecewaan, frustasi, dan kemalangan adalah kata-kata yang bersinonim dengan kegagalan. Berbagai bentuk kegagalan memenuhi sudut-sudut kehidupan. Gagal dalam belajar, gagal dalam meraih nilai yang tinggi, gagal dalam berkarir, gagal dalam mencari jodoh, gagal dalam membangun keluarga bahagia, gagal menepati janji, gagal dalam sebuah pertandingan, dan lain-lain. Semuanya akrab dengan kehidupan manusia.

kegagalan demi kegagalan yang dialami seseorang tak jarang menimbulkan kekecewaan yang dalam, hingga hilangnya kepercayaan diri. Gagal menjadi kata yang ditakuti, sehingga setiap orang berusaha menjauhinya. Kegagalan diibaratkan jurang yang memisahkan antara harapan dan kenyataan. Berapa banyak orang yang mengakhiri hidupnya dengan tragis karena tidak sanggup lagi menahan derita kegagalan. Berikut ini ada lima sikap dalam menghadapi sebuah kegagalan.

1. Bersikap sabar

Bagi orang yang memegang teguh agama, setiap kegagalan bisa jadi sebagai musibah, bisa juga berarti cobaan atau ujian. Dalam menghadapinya membutuhkan kesabaran dan pengakuan bahwa hanya kepada Tuhan semuanya dikembalikan dan kita meminta jalan keluar.

Kegagalan bukanlah hantu yang menakutkan, kegagalan harus dijadikan cambuk menuju kerja yang lebih termotivasi, dengan kegagalan justru terpicu dan terpacu untuk bangkit kembali. Kegagalan adalah persimpangan menuju kesuksesan. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda dan belajarlah dari kegagalan agar hal serupa tidak terulang lagi. Hanya dengan kesabaranlah kita bisa meraih keberhasilan, tumbuhkan kesabaran, bukan sekadar kecepatan meraih sukses.

2. Belajar dari kesalahan dan segera bangkit

Bila anda menganggap kegagalan sebagai sebuah masalah dan masalah dipandang sebagai beban, anda mungkin akan menghindarinya. Bila anda menganggap masalah sebagai tantangan, anda mungkin akan menghadapinya karena anda melihat keberhasilan di balik setiap masalah. Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi, maka hadapi dan ubahlah menjadi kekuatan untuk anda sukses.

Tindakan yang harus dilakukan ketika kegagalan menimpa adalah ada kemauan yang keras untuk belajar dari kegagalan dan bangkit kembali. Katakana pada diri sendiri “pasti ada jalan”, seperti kata pepatah “dimana ada kemauan, di situ ada jalan”. Ketika anda yakin bahwa pasti ada jalan keluar, maka pikiran positif menyerbu membantu memecahkan masalah dan mencari jalan terbaik. Karena tingkat kesuksesan anda tergantung pada satu orang, yaitu anda sendiri.

3. Melihat kelemahan diri, tidak berburuk sangka kepada orang lain

Terkadang manusia itu aneh, ketika mendapat kemenangan dan kesuksesan, ia ingin seisi dunia mengetahuinya. Namun ketika kegagalan yang menghampirinya, tak jarang ia mencari kambing hitam, menyalahkan karyawan ataupun menyalahkan keadaan dan nasib. Bahkan tak jarang masalah itu dibawa ke rumah hingga keluarga pun menjadi ajang pelampiasan.

Oleh karena itu, cara mengatasi kekecewaan dari suatu kegagalan yaitu pandanglah diri sendiri, apakah mempunyai kelemahan yang tidak terlihat sebelumnya, dan coba perbaiki kelemahan tersebut. Hilangkan sikap berburuk sangka kepada orang lain dan hindari mencari kesalahan orang lain.

4.Tumbuhkan sikap Optimisme

Mungkin saja anda mengalami pengalaman buruk yang tidak mengenakkan, maka keburukan itu hanya karena anda melihat dari satu sisi saja. Bila anda berani melihat dari sisi yang lain pasti anda akan menemukan pemandangan yang jauh berbeda, karena anda tidak harus menjadi orang yang tersenyum terus.

Optimisme terletak di dalam hati, bukan hanya terpampang di muka. Jadilah orang yang optimis, karena hidup ini terlalu rumit untuk dipandang dengan mengerutkan alis. Menjalani kehidupan tak perlu bersusah hati, bila kita mampu menjalani kehidupan dengan bersemangat, maka beban seberat apapun akan terasa ringan.

5.Tidak pernah putus asa

Ketika ditimpa kesulitan dan kesusahan banyak orang yang langsung putus asa, padahal itu hanya sebagian kecil dari warna kehidupan. Jangan pernah putus asa karena orang yang putus asa tidak akan pernah sukses, yakinlah bahwa kegagalan yang sedang dialami merupakan cara Tuhan untuk menyadarkan kita agar berdiri lebih kokoh dan berlari lebih kencang lagi untuk mengejar kesuksesan.

Temukan artikel kategori Motivasi lainnya dalam motivasi

 

Sumber: vebma.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Sakit Tengorokan? Racik 5 Minuman Herbal Ini untuk Mengatasinya

access_time 08 Agustus 2018 09:18:26 folder_open 124

Peegasm, Kenikmatan Setelah Menahan Pipis yang Ternyata Berbahaya

access_time 08 Agustus 2018 09:06:09 folder_open 222

Habis Makan Siang Jangan Langsung Tidur, 4 Hal Ini Mengintai

access_time 06 Agustus 2018 12:35:15 folder_open 175




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu