Home / Artikel / Lifestyles / Tips Bercukur untuk Kulit Wajah Sensitif

Tips Bercukur untuk Kulit Wajah Sensitif


Tips Bercukur untuk Kulit Wajah Sensitif

Sedikitnya satu dari tiga laki-laki mengalami kulit mereka memerah dan ruam saat melakukan perawatan kulit (grooming). Yang paling banyak dikeluhkan adalah saat mencukur.

Keluhan tersebut paling sering dialami oleh mereka yang kulitnya sensitif. Pada dasarnya, tidak ada cara cepat dan ampuh untuk mencukur pada kulit sensitif. Namun, setidaknya delapan tips ini bisa membantu mengurangi iritasi tersebut:

1. Eksfoliasi

Semakin halus permukaan kulit wajahmu, semakin sedikit kemungkinan goresan pada saat mencukur wajah. Sebelum mencukur, bersihkan wajah dengan scrub eksfoliasi untuk mengangkat sel-sel kulit mati di wajah.

2. Gunakan brush wajah

Mengoleskan krim atau minyak cukur dengan jari hanya akan membuat kulit tambah iritasi. Sebab tangan kita cenderung tidak steril. Karena itu, gunakanlah brush khusus wajah wajah untuk mengoleskan krim cukur ke wajah sensitifmu.

Selain bisa membuat kulit lebih lembut dan mudah dibersihkan, bulu-bulu halus pada brush juga baik untuk melapisi bulu-bulu janggut di wajah. Sehingga akan memudahkan untuk dicukur.

3. Buat bulu-bulu menjadi lembut

Semakin halus bulu-bulunya, maka semakin mudah untuk dicukur. Untuk memulainya, usapkan handuk yang telah dibasahi dengan air hangat ke permukaan wajahmu, kurang lebih 2 menit sebelum mencukur.

Physician Director Healthcare Transformation at Kaiser Permanente in San Diego, Jeffrey Benabio, M.D. mengatakan, hal itu akan membuat bulu-bulu menjadi halus dan pori-pori membesar.

"Kondisi ini akan memudahkan proses bercukur sehingga lebih mudah. Selain itu juga meminimalisasi proses pencabutan bulu janggut, yang meminimalisasi iritasi," kata Dr Benabio.

Lalu, gunakan shave aid. Kamu bisa menggunakan krim yang dibuat untuk kukit sensitif. Bisa juga menggunakan shave oil yang bisa memberikan perlindungan lebih kepada kulit agar tak iritasi.

4. Pilih alat cukur yang sesuai

Bercukur menyebabkan pergesekan dengan kulit dan memicu iritasi. Tujuan yang ingin diperoleh adalah meminimalisasi iritasi tersebut. Master Barber di Kiehl's Hell's Kitchen Barber Shop, Charly McCoy merekomendasikan agar alat cukur dengan dua atau tiga pisau tak lagi digunakan untuk pemilik janggut dengan tipe rambut lurus, dan alat cukur satu pisau untuk rambut keriting dan kasar.

5. Ikutilah aturan bercukur

Ada sejumlah aturan yang bisa meminimalisasi iritasi kulit saat bercukur pada laki-laki dengan tipe kulit sensitif, yaitu selalu ikuti arah tumbuh rambut. Selain itu, hindari tekanan pada kulit. Pisau cukur berkualitas dengan pisau tajam akan memberi tekanan minimal.

Di samping itu, McCoy sekaligus mematahkan anggapan bahwa mencukur sebaiknya dilakukan di malam hari. Menurutnya, yang benar adalah mencukur harus dilakukan saat kita ada pada keadaan segar dan betul-betul terbangun. Misalnya pada waktu pagi hari.

6. Bersihkan pisau cukur

Sisa-sisa krim cukur dan bulu-bulu yang telah dicukur akan mengotori pisau cukur. Oleh karena itu, bersihkan pisau cukur setelah tiga atau empat gerakan. Sebab, krim dan bulu-bulu yang ada pada pisau cukur akan menghalangi gerak lembut pisau dan akan menyebabkan ruam. Jangan lupa mengganti pisau cukur secara berkala, terutama bagi Kamu yang memiliki masalah kulit sensitif. Saat terbaik adalah setelah dua atau tiga kali bercukur.

7. Air dingin dan krim 'aftershave'

Setelah mencukur, bersihkan dengan air dingin. Air dingin akan membantu menutup pori-pori dan mengurangi inflamasi. Setelah itu, oleskan krim yang dikhususkan untuk setelah bercukur. Untuk lebih tahu krim mana yang cocok untuk kulit sensitifmu, konsultasikan dengan ahlinya.

8. Jaga kulit tetap terhidrasi

Salah satu alasan utama mengapa kulit wajah kerap terluka saat bercukur adalah karena kondisi kulit yang kering. Sedangkan memakai krim kaya moisturizer pada kulit kering justru akan menutup pori-pori. Karena itu, jaga kelembaban wajah dengan lotion harian. Jangan lupa pilih lotion untuk kulit sensitif.

"Produk-produk untuk kulit sensitif mengandung lebih sedikit bahan-bahan seperti parfum, yang berpotensi menimbulkan alergi pada kulit," kata Benabio.

Bahan lainnya yang berpotensi menimbulkan iritasi adalah salicyc acid, biasanya tidak ada dalam produk untuk kulit sensitif.

McCoy juga menyampaikan pada setiap konsumennya agar menjaga kulit wajah tetap terhidrasi. Karena, kulit yang kering akan menyebabkan gerakan pisau cukur menjadi lebih sulit.

"Saya selalu menyarankan klien untuk minum banyak air putih sebelum bercukur dan minum lebih banyak lagi setelah cukur untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dan lembab," ujarnya.

 

Sumber: kompas.com







Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu