Home / Artikel / Economics / Mau Ambil Utang, Mending ke Bank atau ke Orang Tua?

Mau Ambil Utang, Mending ke Bank atau ke Orang Tua?


Mau Ambil Utang, Mending ke Bank atau ke Orang Tua?

Utang bisa menjadi salah satu cara untuk membantu kondisi keuangan dalam keadaan darurat. Tapi penarikan utang ini juga harus diiringi dengan pengelolaan keuangan yang baik.

Perencana Keuangan Aidil Akbar menjelaskan dalam menarik utang calon peminjam harus memperhatikan beberapa hal. Pertama sumber peminjam, sebaiknya pinjam ke orang tua atau saudara.

Hal ini untuk meminimalisir bunga, denda hingga proses yang berbelit.

"Kalau saya disuruh pilih, pinjam ke orang tua atau ke bank, saya pilih ke orang tua. Karena kalau ke bank itu dokumennya ribet," kata Aidil saat dihubungi, Sabtu (31/3/2018).

Dia menjelaskan, selain itu di bank pasti akan memberlakukan bunga pinjaman dan biaya-biaya seperti denda hingga administrasi.

"Lebih baik pinjam ke orang tua, tapi ya harus komitmen dan profesional pinjamnya. Kalau waktunya bayar ya bayar, jangan mentang-mentang sama orang tua bayarnya jadi kapan-kapan," ujar dia.

Menurut Aidil, jika meminjam dengan orang tua bisa dikondisikan tanpa bunga, waktu cicilan yang lebih panjang dan tidak perlu mengurus dokumen-dokumen pengajuan.

Namun jika memang orang tua tidak bisa memberikan pinjaman. Maka bank bisa menjadi alternatif selanjutnya. Dalam meminjam juga perlu diperhatikan bunga, jangka waktu pinjaman hingga biaya-biaya yang mungkin dikenakan oleh bank.

Selain itu juga harus diperhatikan jatuh tempo tagihan. Ini supaya tidak dikenakan bunga yang semakin membesar setiap harinya.

Jika meminjam di bank dan melakukan pembayaran secara rutin dan teratur hingga lunas. Maka bank akan menurunkan risiko kredit peminjam tersebut. Ini akan mempermudah peminjam jika ingin meminjam ke depannya.

Namun, jika peminjam 'asal-asalan' dalam membayar bahkan tidak melunasi. Maka bank akan melaporkan sejarah pembayaran peminjam ke sistem layanan informasi keuangan (SLIK) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ini akan memengaruhi kualitas atau skor kredit peminjam.

Jika skor kredit buruk, maka bukan tidak mungkin rencana penarikan kredit ke depannya akan sulit. Makanya cepat-cepat lunasi utang sebelum terlambat.

 

Sumber: detik.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

3 Zat Kimia yang Membuat Makanan Bisa Menyala Saat Dibakar

access_time 30 September 2018 16:56:01 folder_open 51

Sakit Tengorokan? Racik 5 Minuman Herbal Ini untuk Mengatasinya

access_time 08 Agustus 2018 09:18:26 folder_open 163

Peegasm, Kenikmatan Setelah Menahan Pipis yang Ternyata Berbahaya

access_time 08 Agustus 2018 09:06:09 folder_open 261




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu