Home / Artikel / Healthy / 4 Terapi Ilmiah yang Terbukti Bisa Mencegah Kebotakan

4 Terapi Ilmiah yang Terbukti Bisa Mencegah Kebotakan


4 Terapi Ilmiah yang Terbukti Bisa Mencegah Kebotakan

Kebotakan merupakan salah satu masalah kesehatan serius bagi pria. Meski tidak membahayakan nyawa, kebotakan bisa mengganggu kepercayaan diri pria.

Klaim soal obat dan terapi untuk mencegah kebotakan banyak beredar. Meski begitu, hanya sedikit yang keampuhannya sudah teruji secara ilmiah.

"Di televisi, radio, dan internet, ada jutaan orang yang mengklaim menemukan obat untuk kebotakan. Namun secara ilmiah, baru ada 4 yang terbukti mampu mencegah kebotakan," ujar dr William Yates, pakar kebotakan dari Amerika Serikat, dikutip dari Business Insider.

Lalu, apa saja obat pencegah kebotakan yang sudah terbukti secara ilmiah? Berikut penjabarannya:

1. Propecia

Propecia, biasa disebut juga finasteride, merupakan obat berbentuk yang diresepkan oleh dokter. Obat ini bekerja dengan cara memblok hormon-hormon yang menyebabkan kebotakan pada pria.

2. Rogaine

Rogaine dikenal juga dengan nama minoxidil, adalah obat oles yang berbentuk busa. Cara kerjanya adalah mempertebal volume rambut dan mencegah rambut rontok.

3. Terapi laser

Terapi laser dilakukan pada kulit rambut. Fungsinya, menstimulasi pertumbuhan folikel (kantung rambut), mengurangi peradangan di kulit rambut, dan menjaganya tetap sehat.

4. Injeksi plasma darah

Injeksi plasma darah kaya trombosit (platelet-rich plasma injections), berguna untuk memperbanyak sel-sel darah di kulit kepala. Dokter akan mengambil sedikit darah kamu, yang akan ditambah jumlah trombositnya, dan disuntikkan ke kepala untuk menstimulasi penumbuhan rambut.

 

Sumber: detik.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

3 Zat Kimia yang Membuat Makanan Bisa Menyala Saat Dibakar

access_time 30 September 2018 16:56:01 folder_open 51

Sakit Tengorokan? Racik 5 Minuman Herbal Ini untuk Mengatasinya

access_time 08 Agustus 2018 09:18:26 folder_open 163

Peegasm, Kenikmatan Setelah Menahan Pipis yang Ternyata Berbahaya

access_time 08 Agustus 2018 09:06:09 folder_open 261




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu