Home / Artikel / Lifestyles / Tren Unik Tanam Perhiasan di Bola Mata

Tren Unik Tanam Perhiasan di Bola Mata


Tren Unik Tanam Perhiasan di Bola Mata

Kalau kamu ingin dibilang punya mata berkilau, tren menanam perhiasan di mata mungkin jadi hal yang bisa dicoba. Dokter di Park Avenue LASEK, Amerika Serikat, menunjukkan bagaimana prosedur tersebut dilakukan.

Spesialis mata Emil Chynn merekam bagaimana dirinya memasang perhiasan platinum kecil berbentuk hati ke mata seorang pasien. Dimulai dari pemberian obat bius lokal dan sterilisasi permukaan mata sehingga minim risiko infeksi.

Setelah itu dibuat sayatan kecil sebesar 3 milimeter (mm) dan perhiasan hati pun diselipkan. Prosedur hanya memakan waktu sekitar lima menit dan perhiasan juga sudah dipoles mengikuti bentuk mata sehingga tidak akan terasa aneh oleh pemakainya.

"Kami akan memberikan Anda Vallum untuk menghilangkan kegelisahan dan anastesi dalam bentuk obat tetes mata sehingga tidak akan terasa apa-apa. Setelah itu Anda tinggal minum obat Tylenol untuk beberapa hari, mata mungkin terasa gatal tapi bukan sakit," tuils Park Avenue LASEK dalam situs resminya seperti dikutip Senin (28/5/2018).

Prosedur perhiasan mata ini diketahui pertama kali muncul di Belanda sekitar awal tahun 2000 untuk tujuan kosmetik. Pasien bisa memesan berbagai bentuk lain untuk di tanam seperti misalnya hati atau bintang.

Bila pasien merasa bosan atau tidak ingin lagi maka perhiasan bisa diangkat dengan prosedur yang hampir mirip.

"Sekali lagi ini murni operasi kosmetik. Hanya ada dua atau tiga orang yang mungkin menjalani prosedur ini di Amerika Serikat," kata Emil seperti dilansir Mirror.

 

Sumber: detik.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

3 Zat Kimia yang Membuat Makanan Bisa Menyala Saat Dibakar

access_time 30 September 2018 16:56:01 folder_open 51

Sakit Tengorokan? Racik 5 Minuman Herbal Ini untuk Mengatasinya

access_time 08 Agustus 2018 09:18:26 folder_open 163

Peegasm, Kenikmatan Setelah Menahan Pipis yang Ternyata Berbahaya

access_time 08 Agustus 2018 09:06:09 folder_open 261




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu