Home / News / Otomotif / Di Australia Makan Sambil Nyetir Aja Ditilang!

Di Australia Makan Sambil Nyetir Aja Ditilang!


Di Australia Makan Sambil Nyetir Aja Ditilang!

Jakarta - Mengemudi mobil sambil makan masih sering kita lihat. Apalagi di ibukota Jakarta dengan kondisi jalanan macet, tak jarang para pengemudi sengaja membawa makanan dan makan di mobil untuk menghemat waktu.

Tapi tindakan semacam itu tidak bisa dilakukan di Negeri Kangguru Australia. Makan sambil mengemudi di sana Otolovers bisa kena tilang lho!

"Makan gitu itu kalau di Australia ya makan itu ditangkap. Nggak boleh nyetir sambil makan," tutur pebalap Rifat Sungkar saat berbincang dengan detikOto di Solo.

Apa yang disampaikan Rifat bisa jadi benar. Dalam sebuah studi yang dilakukan Griffith Health Institute in Queensland pada tahun 2015, mengemudi sambil makan sama bahaya dengan menyetir sembari bermain ponsel.

Baik makan atau bermain ponsel sambil mengemudi dianggap dapat mengganggu konsentrasi si pengendara.

Di Indonesia pun sama, segala hal yang dapat mengganggu konsentrasi berkendara tidak boleh dilakukan. Bahkan tertuang dalam pasal 106 ayat 1 UU no.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Kalau melanggar Otolovers harus bersiap-siap dikenakan pasal 283 UU yang sama dengan hukuman pidana kurungan 3 bulan atau denda Rp 750 ribu,

"Jadi intinya di UU no.22 tahun 2009 itu menyatakan orang itu kalau mengemudi harus full time job bukan part time job. Jadi distruksi-distruksi itu sebaiknya diminimalisir ketika mengemudi," jelasnya.

 

Sumber: detik.com



Berita Terbaruberita terbaru lainnya

Gerbang Tol Kertasari Tegal Macet

access_time13 Juni 2018 12:43:56

Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Makin Banyak Anak, Benarkah Gigi Ibu Jadi Lebih Sedikit?

access_time 13 Juni 2018 12:26:13 folder_open 39

Wow, Peneliti Sebut Daun Teh Bermanfaat untuk Cegah Kanker Paru

access_time 28 Mei 2018 14:24:51 folder_open 58

Tren Unik Tanam Perhiasan di Bola Mata

access_time 28 Mei 2018 14:02:44 folder_open 67




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu