Home / News / Otomotif / Tak Mungkin Pakai Lamborghini di Jakarta Alasan Komunitas Gelar Turing

Tak Mungkin Pakai Lamborghini di Jakarta Alasan Komunitas Gelar Turing


Tak Mungkin Pakai Lamborghini di Jakarta Alasan Komunitas Gelar Turing

Cirebon - Para pecinta Lamborghini yang tergabung dalam Lamborghini Club Indonesia (LCI) menggelar turing. Salah satu alasan LCI gelar turing, karena mobil supercar seperti Lamborghini sudah tidak memungkinkan digunakan di Jakarta.

Alasannya sudah jelas, kondisi jalan di Ibu Kota yang macet dan masih dalam proses perbaikan jalan. Jadi hampir tidak mungkin ngegas supercar asal Italia itu di Jakarta.

"Karena di Jakarta sudah tidak memungkinkan pakai mobil ini dalam jam yang wajar, jadi harus benar-benar pagi atau waktu yang tepat," ujar Sekjen LCI, Frank Hutapea, kepada wartawan, di Cirebon, Jawa Barat.

Lalu alasan yang kedua lanjut Frank menjelaskan, bahwa turing ini memang agenda tahunan para pecinta supercar berlambang banteng ngamuk itu.

"Memang setiap tahun kita harus ada touring, Makannya kita bikin turing dan jujur ini scheadule turing sudah telat beberapa bulan, dan baru bisa jalan sekarang," katanya.

Turing bertajuk Lamborghini Giro Indonesua Renaissance Del Toro Cirebon-Bandung 2018 ini dimulai sejak kemarin. Rombongan tiba di Cirebon sekitar pukul 16.00 langsung menuju ke Keraton Kacirebonan.

Hari ini rombongan akan meneruskan turing ke Bandung, Jawa Barat, sebelum pada Minggu (11/3/2018) kembali ke Jakarta. Turing diramaikan oleh sekitar 30 mobil Lamborghini dari anggota LCI Jakarta dan Bandung.

 

Sumber: detik.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Sakit Tengorokan? Racik 5 Minuman Herbal Ini untuk Mengatasinya

access_time 08 Agustus 2018 09:18:26 folder_open 52

Peegasm, Kenikmatan Setelah Menahan Pipis yang Ternyata Berbahaya

access_time 08 Agustus 2018 09:06:09 folder_open 106

Habis Makan Siang Jangan Langsung Tidur, 4 Hal Ini Mengintai

access_time 06 Agustus 2018 12:35:15 folder_open 95




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu