Home / News / Nasional / Ini Kronologis Robohnya Tembok Penangkaran Walet di Gegesik - Cirebon

Ini Kronologis Robohnya Tembok Penangkaran Walet di Gegesik - Cirebon


Ini Kronologis Robohnya Tembok Penangkaran Walet di Gegesik - Cirebon

CIREBON-Sebuah tembok bangunan tua yang dijadikan penangkaran burung walet milik Chokpi (80) warga Desa Junjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, yang berada  di Desa Gegesik Wetan, Blok 3, RT 01 RW 03, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon,  roboh menimpa sebuah sanggar seni Hidayat Hati.

Menurut keterangan resmi dari pihak kepolisian menyebutkan, Senin (16/4) sekitar pukul 09.30 WIB, di sanggar seni milik Suherman (48) di desa itu sedang berlangsung kegiatan latihan Gamelan yang diikuti 13 orang  siswa dari SMPN 1 Gegesik.

Namun sekitar pukul 10.25 WIB, saat latihan gamelan tersebut berlangsung tiba-tiba tembok setinggi 7-8 meter roboh menimpa sanggar seni tersebut. Akibatnya 8 orang termasuk Suherman beserta anaknya Ardi (32) meninggal dunia akibat terimpa reruntuhan tembok. Tri Intan (13) korban kritis dirujuk ke rumah sakit Ciremai, sedangkan Fitri (13) hanya mengalami luka ringan. Adapun Umu (13) dan Gina (14) selamat dari maut.

“Masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kejadian yang sebenarnya,” ujar Kapolres Cirebon Kabupaten AKBP Risto Samodra  di TKP.

Berikut nama-nama korban yang meninggal dunia:

  1. Andra (13)
  2. Ardi (32)
  3. Fada (13)
  4. Suherman (48)
  5. Fardi (14)
  6. Adzikri (14)
  7. Suparti (13)

-Korban ktitis  Tri Intan (13) dirujuk ke RST Ciremai.

-Korban Luka ringan Fitri (13).

-Korban yang selamat Umu (13) dan Gina (14).

 

Sumber: radarcirebon.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Ini Keuntungan Minum Susu Cokelat Usai Olahraga

access_time 16 Juli 2018 11:13:19 folder_open 15

Tips Jitu Bikin Konten yang Viral di Medsos

access_time 05 Juli 2018 22:39:57 folder_open 39

Makin Banyak Anak, Benarkah Gigi Ibu Jadi Lebih Sedikit?

access_time 13 Juni 2018 12:26:13 folder_open 73




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu