Home / News / Nasional / Anies Disibukkan Isu Capres, Sandiaga Mencari Cawapres

Anies Disibukkan Isu Capres, Sandiaga Mencari Cawapres


Anies Disibukkan Isu Capres, Sandiaga Mencari Cawapres

Jakarta - Isu usung mengusung jelang Pilpres 2019 kian dinamis. Dua pemimpin DKI ada di pusaran isu ini. Bedanya, Anies Baswedan terkesan pasif, sementara wakilnya, Sandiaga Uno, terlihat cukup aktif menjalankan tugas dari partainya.

Anies kini jadi komoditi hangat jelang Pilpres 2019. Namanya muncul di sejumlah survei kandidat capres, dipasang-pasangkan, dan ditimang elite-elite partai.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid ingin 'menjodohkan' Anies dengan Ahmad Heryawan di Pilpres 2019. Di Partai Demokrat (PD), ada aspirasi duet Anies-AHY. Ada juga yang mengusulkan duet Anies-Puan Maharani. Sedangkan PKB mendengar sudah ada deklarasi duet Anies-Cak Imin.

Wapres Jusuf Kalla juga menempel Anies. Entah terkait Pilpres 2019 atau tidak, namun JK membawa Anies semobil ke acara Halalbihalal NU dan Muhammadiyah.

Gerindra tak mau ketinggalan. Partai berlambang kepala burung Garuda itu memantau perkembangan gubernur usungannya itu.

"Saya bicara sebagai kader Gerindra ya, tadi hasil pertemuan dengan Pak Prabowo ya pembicaraan dengan kader Gerindra dan beberapa teman di mitra koalisi, Pak Anies ini memang mencuri hati dan mencuri perhatian dari semua teman-teman dan di mana masyarakat juga dapat diterima," kata Sandiaga kepada wartawan di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2018).

"Tentunya ini menjadi catatan tersendiri dan Pak Prabowo dari awal menyatakan bahwa Pak Anies ini punya potensi ke depan," imbuhnya.

Bagaimana respons Anies?

Mantan Mendikbud Kabinet Kerja ini sebenarnya terkesan adem ayem. Beberapa kali ditanya soal kemungkinan naik gelanggang, Anies sempat menyatakan tugasnya adalah mengurus Ibu Kota.

"Wah, saya urus Jakarta dulu," kata Anies kepada wartawan di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (5/7/2018).

Namun jawaban Anies tak stagnan, jawabannya bermetamorfosa. Hari ini, jawaban mantan Rektor Paramadina itu lebih politis. Dia seolah lebih terbuka soal peluangnya berlaga merebut kursi di Istana.

"Saya garisbawahi betul bahwa kita atau saya dari awal menyampaikan, Pak Prabowo yang menentukan proses pencalonan gubernur pada saat kemarin bersama dengan Pak Salim, Pak Sohibul Iman, merekalah yang menentukan sehingga saya pun dalam menjalankan tugas selama ini mendasarkan pada mandat amanat yang ditugaskan dari mereka," kata Anies di Hotel Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018).

Anies juga terbuka menerima dukungan. Anies menunggu takdir.

"Banyak tadi segala macam suara tapi saya tidak ada komentar apa-apa, semua orang boleh mendoakan apa saja, biarkan Allah SWT menjalankan takdirnya," kata Anies di Hotel Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018).

Lain Anies yang terkesan pasif, lain lagi Sandiaga yang lebih aktif. Seperti kutipannya di atas, dia kerap berbicara sebagai kader Gerindra di sela tugasnya sebagai orang nomor dua di Jakarta.

Sandiaga memang punya tugas khusus dari Prabowo. Untuk Pilpres 2019, Sandiaga diberi posisi strategis sebagai Ketua Tim Komunikasi Internal Gerindra.

"Kemudian Pak Sandi juga sebagai salah satu pimpinan Gerindra juga terus mengadakan pertemuan. Pak Ferry Juliantono juga wakil ketua umum, jadi intensitas pertemuan kita sama hampir semua pihak," kata Prabowo.

Sandi pernah bicara soal tugasnya ini. Dia menegaskan tugasnya tak akan mengganggu amanah sebagai Wakil Gubernur Jakarta.

"Saya rasa nggak (terganggu), selama Senin sampai Sabtu saya fokus (urus Jakarta) dan cuma minggu saya turun, dan pertemuan politik itu kita fokuskan pas lagi hari Minggu. Saya yakin nggak akan mengganggu," kata Sandi di Sipirock Coffee, Jl TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (31/3/2018).

"Seandainya mengganggu saya juga bilang ke Pak Prabowo seandainya mengganggu kinerja saya, saya mohon izin untuk nggak bisa fokus mengurusi ini, karena pertama mandat warga Jakarta untuk saya itu mengurus Jakarta," imbuhnya.

Sandiaga terbilang aktif mencari cawapres Prabowo. Sejumlah nama pernah 'dirayu'nya. Sandi pernah menggoda Susi, pernah juga disebut meminta restu JK untuk menjodohkan Anies dengan Prabowo. Ketum PPP Romahurmuziy bahkan menyebut Sandiaga pernah menawarkan Prabowo menjadi cawapres Jokowi, meski kemudian dibantah. Sandi juga menyebut sejumlah tokoh dipertimbangkan sebagai pendamping Prabowo, mulai dari Zulkifli Hasan hingga Sri Mulyani.

Hingga kini, pencarian Sandi belum berakhir. Sementara spekulasi soal Anies juga terus berlanjut.

 

Sumber: detik.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Ini Keuntungan Minum Susu Cokelat Usai Olahraga

access_time 16 Juli 2018 11:13:19 folder_open 15

Tips Jitu Bikin Konten yang Viral di Medsos

access_time 05 Juli 2018 22:39:57 folder_open 39

Makin Banyak Anak, Benarkah Gigi Ibu Jadi Lebih Sedikit?

access_time 13 Juni 2018 12:26:13 folder_open 73




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu