Home / News / Nasional / Pantura Jateng Diprediksi akan Alami Kekeringan Lebih Panjang

Pantura Jateng Diprediksi akan Alami Kekeringan Lebih Panjang


Pantura Jateng Diprediksi akan Alami Kekeringan Lebih Panjang

Magelang - Kawasan Pantai Utara (Pantura) dan Jawa Tengah bagian Timur diprediksi akan mengalami kekeringan lebih panjang dibanding daerah lain pada musim kemarau tahun ini. Kondisi tersebut akan terjadi hingga awal bulan Oktober mendatang.

"Beberapa tempat mungkin masih ada air di musim kemarau, tapi beberapa sudah kekurangan. Di Jawa Tengah, daerah pantura dan Jateng bagian Timur termasuk kawasan yang mengalami kekeringan lebih panjang," jelas Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal, saat berada di Kabupaten Magelang, Minggu (8/7/2018).

Dia melanjutkan, dua kawasan tersebut memiliki kekeringan lebih panjang karena curah hujan yang lebih rendah. Curah hujan berbeda terjadi di seluruh daerah, termasuk di Jawa Tengah.

"Musim kemarau bukan berarti zero rain. Mungkin di beberapa tempat masih ada air, namun ada juga yang berkurang. Curah hujan rendah yang sudah terjadi saat ini di kawasan pantura dan Jawa Tengah bagian timur," katanya.

Beberapa daerah lain di Indonesia yang juga sudah berkurang curah hujannya antara lain di Nusa Tenggara Timur(NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali, Jawa, dan Sumatera Selatan.

Herizal mengatakan, musim kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung hingga awal bulan Oktober mendatang. Dia pun meminta masyarakat, khususnya petani untuk mengantisipasi hal ini dengan memilih tanaman yang membutuhkan sedikit air.

"Jangan memaksakan untuk menanam padi," tuturnya.

BMKG sendiri miliki Sekolah Lapang Iklim (SLI) untuk meningkatkan literasi iklim dan desiminasi informasi iklim bagi pertanian. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyosialisasikan pentingnya informasi iklim dalam mendukung kegiatan pertanian di Indonesia.

"Ada banyak hal yang bisa dipelajari oleh petani melalui SLI ini. Selain materi dan praktik mengenai budidaya serta penanggulangan hama penyakit, para petani juga dibekali materi seperti pengenalan alat ukur cuaca dan iklim, mengenal perbedaan cuaca dan iklim, proses pembentukan hujan, dan lainnya," ungkap Herizal.

 

Sumber: detik.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Ini Keuntungan Minum Susu Cokelat Usai Olahraga

access_time 16 Juli 2018 11:13:19 folder_open 15

Tips Jitu Bikin Konten yang Viral di Medsos

access_time 05 Juli 2018 22:39:57 folder_open 40

Makin Banyak Anak, Benarkah Gigi Ibu Jadi Lebih Sedikit?

access_time 13 Juni 2018 12:26:13 folder_open 73




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu